Ini bukan pertama kalinya surat yang aku tulis untukmu. Surat
ini hanya akan berakhir sama seperti surat-surat lainnya yang menjadi penghuni
tetap di laci meja kamarku . Surat yang entah keseratus, dua ratus atau bahkan
surat keseribu yang aku tulis untukmu.
Waktu akan berlari secepat mungkin saat kita mencoba
menghabiskannya dengan hati yang riang. Waktu memiliki sayap yang bergerak
cepat, meninggalkan hari ini menjadi kemarin, menjadikan esok menjadi hari ini.
Dan aku masih menjadi orang yang sama dengan cinta yang masih sama. Begitu pula
cara ku mencintaimu yang tak pernah berubah. Sesederhana pohon yang sepenuh
hati menjaga daun-daunnya.
Dan kamu adalah lelaki sederhana yang membuat semua
hal kecil menjadi istimewa. Itulah yang membuatmu istimewa. Dan itu pulalah
yang membuatku menyesal tak mengatakan
apa-apa padamu sampai saat ini, tentang sebuah kotak kenyamanan yang telah ku
simpan di hati ini sekian ribu hari.
Ketika waktu itu datang. Dimana aku harus mengatakan
hal ini. Aku harap dapat mengatakannya sehingga kamu dengan mudah mengerti maksudku.
Karena selama senja masih jingga, aku tak ragu kita bisa bersama. ^^