Senin, 20 Agustus 2012

Surat


Ini bukan pertama kalinya surat yang aku tulis untukmu. Surat ini hanya akan berakhir sama seperti surat-surat lainnya yang menjadi penghuni tetap di laci meja kamarku . Surat yang entah keseratus, dua ratus atau bahkan surat keseribu yang aku tulis untukmu.

Waktu akan berlari secepat mungkin saat kita mencoba menghabiskannya dengan hati yang riang. Waktu memiliki sayap yang bergerak cepat, meninggalkan hari ini menjadi kemarin, menjadikan esok menjadi hari ini. Dan aku masih menjadi orang yang sama dengan cinta yang masih sama. Begitu pula cara ku mencintaimu yang tak pernah berubah. Sesederhana pohon yang sepenuh hati menjaga daun-daunnya.

Dan kamu adalah lelaki sederhana yang membuat semua hal kecil menjadi istimewa. Itulah yang membuatmu istimewa. Dan itu pulalah yang membuatku menyesal  tak mengatakan apa-apa padamu sampai saat ini, tentang sebuah kotak kenyamanan yang telah ku simpan di hati ini sekian ribu hari.
Ketika waktu itu datang. Dimana aku harus mengatakan hal ini. Aku harap dapat mengatakannya sehingga kamu dengan mudah mengerti maksudku. Karena selama senja masih jingga, aku tak ragu kita bisa bersama. ^^

Tidak ada komentar: