Sabtu, 08 Januari 2011

Aku (3)

Sudah pukul 10.06 wib tepat diponselku. Aku telah siap dan hanya menunggu kedatangan sahabatku yg setia menjemputku setiap harinya sebelum kekampus. Ku perhatikan orang-orang yg lalu lalang didepan rumahku. Sekilas aku dapat melihat beragam bentuk ekspresi yg terlihat dari wajah mereka.
Meskipun tembok besar dan pagar-pagar tinggi milik tetangga depan kadang membuatku jenuh,namun aku masih dapat merasakan kehangatan dari senyuman yg mereka lontarkan ketika berpapasan.

Sebuah motor memasuki pekarangan rumahku. Dengan senyum kecut miliknya aku tau itu winda,sahabatku. Entah kecut karena angin yg terus menemani perjalannya atau kecut karena apa ? Tak ada niat untuk menanyakannya.

Aku kembali kedalam rumah untuk mencium tangan mama dan berpamitan. Segera ku percepat langkahku agar tak semakin lama winda menunggu.
"Aku menuntut ilmu karena Allah". Niat dalam hatiku yg ku baca setiap kulangkahkan kaki kananku dari pintu rumah.



Senyuman kecil namun tetap manis ku berikan pada sahabatku ini sebagai ucapan terima kasih pagi ini.
"uda masuk y ?". Winda bertanya padaku.
"belum ada yg sms". Aku menjawab yg dibalas anggukan sebagai tanda mengerti darinya.

Segera dilajukan motornya dengan kecepatan yg konstan. Gelak tawa kami terus menemani aku dan dia sampai kekampus. Tak ada hari tanpa canda tawa dan kegilaan-kegilaan lainnya. Winda kukenal sekitar 16bulan yg lalu,semuanya berjalan begitu saja hingga saat ini.

Parkiran sudah cukup penuh dengan kendaraan yg tersusun cukup rapi. Kini aku dan dia tepat diparkiran kampus,sedikit merapikan diri dan segera berjalan menuju kelas. Bermacam orang yg kutemukan ditempat ini,bermacam sorot mata pula yg dapat kulihat dari pandangan mereka. Aku mulai terbiasa dengan tempat ini, tempat aku mengejar gelar sarjana kesehatan masyarakat ku.
Kini ada aku dan mereka ditempat ini.

Jambi, 8 januari 2011
09.09 wib

Tidak ada komentar: